Minggu, 26 Mei 2013

Proses- Proses Dalam Termodinamika Gas

     Telah kita ketahui bahwa proses termodinamika yang dialami suatu gas dapat dijelaskan dengan baik melalui grafik p - V. Oleh karena itu dalam termodinamika terdapat  beberapa proses, diantaranya:


  • Proses  Isobarik



           Proses Isobarik adalah proses perubahan keadaan sistem pada tekanan tetap.
        W   = P ( V2 -  V1 )
              = P (∆V)
       Jika gas melakukan proses termodinamika dengan menjaga tekanan tetap konstan, gas dikatakan melakukan proses isobarik. Karena gas berada dalam tekanan konstan, gas melakukan usaha (W = pV). Kalor di sini dapat dinyatakan sebagai kalor gas pada tekanan konstan Qp. Berdasarkan hukum I termodinamika, pada proses isobarik berlaku:

     Sebelumnya telah dituliskan bahwa perubahan energi dalam sama dengan kalor yang diserap gas pada volume konstan. QV =∆U
Dari sini usaha gas dapat dinyatakan sebagai : W = Qp − QV
Jadi, usaha yang dilakukan oleh gas (W) dapat dinyatakan sebagai selisih energi (kalor) yang diserap gas pada tekanan konstan (Qp) dengan energi (kalor) yang diserap gas pada volume konstan (QV).

gambaran grafiknya:


  • Proses Isokhorik
      Proses Isokhorik adalah    proses perubahan keadaan sistem pada volume tetap.
              W = P (∆V) = P (0)
              W = 0
     
gambaran grafiknya:

       

  • Proses Isotermal
Proses Isotermal adalah proses perubahan keadaan suhu tetap.Proses ini mengikuti proses hukum Boyle, yaitu: PV = KONSTAN.
Dari persamaan gas ideal PV = nRT , Karena nRT merupakan bilangan     tetap, maka grafik P - V berbentuk hiperbola.
Proses isotermik dapat digambarkan dalam grafik p – V di bawah ini. Usaha yang dilakukan sistem dan kalor dapat dinyatakan sebagai:
gambaran grafiknya:


  • Proses Adiabatik
      Proses adiabatik adalah proses perubahan keadaan  sistem tanpa adanya kalor yang masuk ke sistem atau  keluar dari sistem (gas) yaitu :
Q = 0

Usaha yang dilakukan pada proses adiabatik: 


gambaran grafik:








0 komentar:

Poskan Komentar